Senin, 19 November 2012

Kamu Harus Memilih




“Jadi, kamu harus memilih.” kata buah Simalakama

Bukan pilihan yang sulit
Karena jika kumakan, ayah bakal mati
Tidak kumakan, ibu bakal mati

“Kalau cuma kumakan separo, apa ayah ibuku bakal mati separo?”
 kucoba menggodanya

“Tidak, kamu makan semua atau separo, ayahmu tetep mati.”
kata si Buah dengan mantap

Dan sebelum buah Simalakama berubah pikiran
Ia kumakan sampai habis

Buah Simalakama tidak pernah tahu
Ayahku sudah lama mati






 Monday, 19 November 2012 at 16:23

Kubiarkan Kamu Menangis




“Lihatlah di sana ... !!” katamu setengah berteriak
“Bulan terjepit di antara mega-mega.”

Sebenarnya cuma peristiwa alam biasa
Dan aku tidak tahu harus berbuat apa

“Ayolah, tolong dia …” kamu mulai terisak
“Dia pasti sangat menderita.”

Sementara itu
aku hanya ingin menikmati malam
Dan berharap esok hari kita masih bersama

Jadi
Maafkan aku sayang
Jika kubiarkan kamu menangis






Monday, 19 November 2012 at 16:22