-->
Hari ini, dibangku sebuah taman,
aku bertemu Tuhan.
Dia memakai kebaya yang lusuh.
MukaNya yang keriput penuh peluh.
"Jangan bilang siapa-siapa,
aku sedang menyamar." kataNya.
Aku hanya mengangguk tidak
percaya.
Tapi suaraNya yang sungguh-sungguh
bikin aku nggak tega.
"Kenapa Kamu menyamar?"
tanyaku.
"Aku pengen nyoba rasanya
jadi manusia." jawabNya.
Di mataku, Ia tak ubahnya seperti
nenek renta.
Kata orang-orang, Ia hidup
sebatang kara.
Ia tak beranak, dan tak tahu siapa
orangtuaNya.
"Kamu pasti
kesepian." tanyaku.
"Ya ... itulah sebabnya aku
menciptakan dunia." jawabNya.
Pikgondang, 10 Mei 2013