Jumat, 06 Juli 2012

Malam Tahun Baru


di antara tirai kembang api
aku melihat wajahmu
terbakar bersama waktu


Sunday, 1 January 2012 at 16:20

Puisi Yang Tak Pernah Selesai


kamu menyelinap masuk
saat aku menulis puisi
melompat ceria dari huruf ke huruf
lalu menari di antara rangkaian kata

"hati-hati sayang" kataku
saat melihatmu berayun-ayun pada tanda tanya
tapi kamu malah tertawa menggoda
lalu berlari
bercanda dengan titik dan koma

jadi harus bagaimana
mau terus menulis rasanya percuma
karena kamu ada di sana
selalu ada di sana
di setiap puisiku
yang tak pernah selesai


Monday, 6 June 2011 at 08:58

Wajah


pagi-pagi saat berkaca
ia tak mengenali wajahnya
“ada yang telah menukarnya semalam”, pikirnya
dan sejak saat itu
ia mulai curiga pada siapa saja

ada yang mencoba bicara
“mas, wajah itu beda sama sepatu
 yang mudah dicopot dan diganti sewaktu-waktu”
maka terbayang dalam benaknya malioboro jogja
deretan toko, mall, dan pedagang kaki lima
wajah-wajah dipajang dengan bermacam harga
iapun mengangguk setuju dan berkata
“ya, wajah memang bukan sepatu
 tapi sekarang aku bisa membelinya sewaktu-waktu.”



Saturday, 30 April 2011 at 12:14

Warung Kopi


Sasi pernah berangan-angan jadi pramugari
agar bisa ikut terbang ke sana ke mari
waktu tak sengaja Hari melihatnya di warung kopi
Sasi sedang bekerja sebagai pramusaji

Hari sempat berpikir untuk pergi
tapi sudah terlanjur pesan kopi sama bakmi
jadi Hari pindah ketempat tersembunyi
agar leluasa melihat Sasi yang cantik sekali

tapi sayang
Sasi datang tanpa diundang
berjalan tenang dan menatap girang
bikin jantung Hari mau melompat terbang

“tolong Hari, selesaikan ceritamu”, pinta Sasi
“cerita yang mana?” tanya Hari
“cerita tentang sepasang kekasih yang bertemu di warung kopi”
“tapi cerita itu tidak berakhir bahagia Sasi”
“tak apa Hari, aku ingin mendengarnya”

dan begitulah
Hari bercerita sampai pagi
sampai  terbit matahari
sampai Sasi tertidur
dan bermimpi

“selesaikan ceritamu Hari”, pinta Sasi
“cerita ini takkan pernah selesai Sasi”, jawab Hari
“kenapa Hari?” tanya Sasi
“karena saat kau terbangun nanti, aku sudah tak berada di sini” jawab Hari




Friday, 21 January 2011 at 08:56

Rahasia Malaikat


malaikat berbulu putih masuk kamarku
“surga lagi penuh”, katanya malu-malu
lalu ia naik ke tempat tidurku
merebahkan tubuh dan memelukku

bangun pagi ia sudah tak ada
tapi bekas bulunya ada di mana-mana
“itu bulu malaikat”, jawabku pada pembantu
si Iyem hanya tertawa dan tak lagi bertanya

suatu malam ia kembali datang
 “terlalu banyak orang baik mati
   padahal surga belum sempat direnovasi”, katanya
rasanya aneh dan sulit mau percaya
bahkan si Iyem mengira aku sudah gila
tapi aku tenang-tenang saja
karena aku tahu satu rahasia:
malaikat tak pernah berdusta



Sunday, 5 December 2010 at 07:46
~ saya tulis untuk mengenang para korban letusan Gunung Merapi di Jogjakarta ~

Keras Kepala


dipikirnya aku keras kepala
sama sekali tidak
kalau berani memang iya
bagaimana nggak berani?
kalau backingku adalah Tuhan sendiri
tapi jujur saja
aku ada janji di tempat ini

dipikirnya aku sederhana
sama sekali tidak
kalau miskin memang iya
bagaimana nggak miskin?
kalau ukuran yang dipakai adalah materi
tapi jujur saja
aku memang tak ingin apa-apa

dipikirnya aku bunuh diri
sama sekali tidak
aku sudah lama mati
dan saat awan panas itu datang
aku tahu
aku sedang dihidupkan kembali


Tuesday, 2 November 2010 at 19:22
~ saya tulis 7 hari setelah meninggalnya Mbah Maridjan ~

Seharusnya Aku Ingat


seharusnya aku ingat wajah itu
wanita cantik yang tiba-tiba datang
dan mengaku pernah mengenalku
mungkin dia salah orang
atau dulu dia tak secantik sekarang
mungkin mataku yang mulai rabun
tambah usia makin pikun
atau standar kecantikanku yang semakin turun

dia duduk di sebelahku
dan mulai bercerita tentang masa lalu
“masa lalu kita”, begitu katanya sambil tersenyum
ya tuhan ...
seharusnya aku ingat senyum itu
sederhana tapi manis luar biasa
serasa hujan madu dari langit mulutku
menggenang
menenggelamkan lidahku
dan menghanyutkan seluruh gigiku
“hei, mau dengar ceritaku nggak?”, katanya menyadarkanku
“oh, ya iyalah”, begitu jawabku

seharusnya aku ingat ceritamu
pada suatu senja di sebuah pelabuhan
kita berbincang tentang harapan
tentang impian dan masa depan
tapi sungguh
aku tak ingat
“kau selalu lupa, apa yang seharusnya kau ingat”, ucapmu sedih
“kau selalu ingat, apa yang seharusnya kau lupakan”, ucapku lirih
kau terdiam
aku menunggu
“apa kau juga akan melupakan pertemuan ini?”, tanyamu
tanpa bermaksud menggangguk
kepalaku pelan tertunduk




Monday, 13 September 2010 at 07:40

Cinta Itu Seperti Bola


di depan tv,
saat kita nonton piala dunia 2006
“cinta itu seperti bola,” katamu
“bola?” tanyaku
“ya,” jawabmu. “susah payah dikejar,
akhirnya ditendang juga.”

di warung soto sawah,
soto favorit kita
“cinta itu seperti soto,” katamu
“soto?” tanyaku
“ya,” jawabmu. “kita habiskan yang kita sukai,
tanpa sisa.”

sekian waktu berlalu,
kau datang bersama undangan pernikahanmu
“cinta itu seperti kamu,” kataku
“aku?” tanyamu
“ya,” jawabku. “setiap nonton sepak bola atau makan soto,
aku selalu ingat kamu.”



Saturday, 26 June 2010 at 18:44

Kulit Pisang


waktu aku kecil
ibu pernah memberiku nasihat

"kalau mau makan pisang
 buka dulu kulitnya"

akupun makan pisang
mulai dari bagian dalam
kulitnya kumakan belakangan

ibu kaget
direbutnya kulit pisang dari tanganku
ibu bilang
"bagian kulit boleh dibuang"

"kulit pisang tidak salah
 kenapa harus dibuang?"
tanyaku

"karena rasanya tidak enak
 dan kotor"
kata ibu

"tadi sudah dicuci kok
 rasanya juga enak"
kataku

"kamu nanti sakit"
kata ibu

"tapi sapi tetangga tidak sakit
 kemarin kulihat ia makan kulit pisang banyak sekali"

"kamu mau jadi sapi?
 makan tidur di kandang
 kencing berak sembarangan"
ibu mulai marah

aku terdiam
dan berpikir
kalau ibu mampu merubahku jadi sapi
tentunya ia juga mampu merubah rumah kami jadi lebih besar dan bersih
merubah pakaian-pakaian kami yang usang jadi bagus lagi
makanan yang jarang jadi berlimpah
dan tak ada lagi kelaparan di rumah ini

aku tahu ibu bohong
tapi aku memilih diam
aku tak ingin ibu tahu
aku tak ingin ibu merasa malu


Wednesday, 2 June 2010 at 20:46

Bintang Jatuh


sembari berbaring
dan melihat kerlip bintang di antara pucuk-pucuk pinus
aku mendengar kisahmu
tentang asal mula terjadinya bintang

"bintang itu bukan planet
 tapi kunang-kunang
 karena terbang terlalu tinggi
 mereka takut jatuh
 lalu berpegangan pada langit"

kisah yang membosankan dan tak masuk akal
bahkan kekanak-kanakan
tapi demi menyenangkan hatimu
aku pura-pura tertarik dan bertanya
"apa nanti tangannya nggak capek?"



Tuesday, 11 May 2010 at 04:44

Sundak

kuhitung butir-butir pasirnya
jumlahnya masih tetap sama
tapi meskipun kucari kemana-mana
jejak tapakmu sudah tak ada



Wednesday, 14 April 2010 at 23:23

kisah tentang pemuda yang jatuh cinta pada gadis gila


pada jaman dahulu kala
tersebutlah seorang gadis nan cantik jelita
ia lahir di desa
ia sedang jatuh cinta
pada patung ksatria tampan penunggang kuda
yang ia jumpa di alun-alun kota

tiap malam tak lupa ia panjatkan doa
pada dewa-dewa penghuni nirwana
wahai dewa pencipta segala
engkau telah memberiku cinta
pada patung yang tak bisa mendengar dan bicara
rasa ini sungguh menyiksa
membuatku tak kuasa
hingga mengajaknya bicara
dan orang-orang mulai menganggapku gila
jika ini hanya permainan belaka
kumohon hentikan sekarang juga

doa gadis jelita yang teraniaya
suaranya menggema ke seluruh penjuru nirwana
para dewa terpana
nama baik menjadi taruhannya
pada sidang para dewa
dewa cinta yang menjadi terdakwa berkata
wahai rekan para dewa tercinta
saat itu si gadis sedang berjalan-jalan di alun-alun kota
saat seorang pemuda yang terkena panah asmara
berjalan mendekat ke arahnya
cinta pada pandangan pertama
tak lama lagi keduanya bertemu muka
betapa indah andai mereka saling jatuh cinta
maka kulepas panah asmara kedua
dan di dekat patung ksatria penunggang kuda
panah asmaraku tepat mengenai hati si gadis desa




Monday, 22 March 2010 at 16:16

Andai Aku Hantu


andai aku hantu
aku ingin menakutimu
jangan pura-pura berani
nanti aku tersinggung

karena

andai kamu hantu
aku pasti pura-pura takut
supaya kamu tahu
betapa aku menghargaimu

lalu

andai kita sama-sama hantu
apakah kita harus sama-sama takut?



Wednesday, 24 February 2010 at 20:22

Ketemu Kamu Lagi di Facebook


kamu masih cantik
masih suka bergaya kalau difoto
bahkan sambil nggendong anak
itu anak pertama ya?

“iya”, jawabmu

“cantik”, kataku

“iya dong, kan seperti ibunya :) ”

“umur berapa?”

“hampir dua tahun”

“namanya?”

“emi”

“emi siapa?”

“rahasia :p ”

“kayaknya aku tau”

“oh ya?”

“aemilia kan?”

“iya, hehhehe”

“floria aemilia”

“maaf ya”

“nggak papa”

“aku suka nama itu”

“aku tau”

“harusnya jadi nama anak kita”

“belum terlambat kok”

“yang bener nih”

“bener”

“hah?”

“beneran becanda”




Wednesday, 20 January 2010 at 17:36
~ Floria Aemilia adalah ibu dari anak Santo Agustinus, Adeodatus. (VITA BREVIS - J. Gaarder) ~

Antara

kehendak bebas diciptakan
agar aku bebas memilih
jalan menuju surga atau duka
dan aku tidak pernah tahu
takdir akan membawaku kemana

Image by www.martin-liebermann.de

 Sunday, 17 January 2010

Antara Aku, Tuhan, Dan Bekas Tuhanku


I

kesepianku
menciptakan-Mu

keinginanku
membentuk-Mu

lalu ku-jadikan Kamu
sebagai penciptaku

Kamu adalah citra diriku

II

Kamu ciptakan semesta
Kamu ciptakan semua rasa
Kamu ciptakan dosa dan neraka
rasa benci
rasa sedih
rasa takut pada siksa dan karma

cukup ciptakan saja
rasa kasih
rasa bahagia
kebaikan dan surga


III

pentingkah mencari
jika yang kucari
ada di mana-mana

pentingkah memilih
jika pilihannya
hanya ada satu saja

pentingkah memiliki
jika hanya Kamu
pemilik sesungguhnya

IV

saat kupikir aku cerdas
itulah saat
ketika kesombongan
membuatku tak percaya
akan keberadaan-Mu

saat kupikir aku tahu
itulah saat
ketika kelalaian
membuatku tak melihat
setiap kehadiran-Mu

saat kupikir aku bersih
itulah saat
ketika kemunafikan
membuatku tak sadar
aku justru menjauh dari-Mu


Saturday, 26 December 2009 at 12:15

Bukan Berarti Si Freud Lebih Pintar Dan Si Joko Lebih Bodo


bukan berarti si freud lebih pintar
dan si joko lebih bodo
rumor tak lebih dari humor
memberi kesenangan
mempererat pertemanan
memberi kesibukan
agar ada yang dibicarakan

bukan seperti kunang-kunang
yang ditakdirkan selalu curiga
bawa lampu kemana-mana
tak rela ada yang sembunyi darinya
positif thinking tak lebih dari menghibur diri
menjaga kesabaran
menipu kekecewaan
menganggap semua hal adalah ujian
yang tanpa introspeksi diri
tak ada bedanya sama masturbasi

bukan salah rasa manis
yang menjadikan tebu menjadi sepah
yang menjadikan kebenaran di tempat sampah
kita hanyalah korban dari anugrah
mahkluk cerdas yang tak mau kalah
tapi tak terlalu pandai mengaku salah


Sunday, 13 December 2009 at 22:50

Andai Aku Bisa Baca Tulis

aku hanya dapat membaca
tanpa bisa menulis
hanyut oleh cerita
bermimpi ada di dalamnya

aku hanya dapat menulis
tanpa bisa membaca
menulis ceritaku sendiri
tak peduli orang lain akan membacanya


Thursday, 3 December 2009 at 22:06

Mari Bicara, Bernyanyi, dan Tertawa


mari bicara
sesuatu yang kita suka
tentang cinta yang pernah ada
untuk mengingat rasanya bahagia

nyanyikan juga
lagu yang kita suka
saat kita masih bersama
untuk mengingat indahnya dunia

dan tertawa
untuk semua yang kita suka
untuk waktu yang masih tersisa
untuk mengingat semua yang fana


Wednesday, 11 November 2009 at 11:29

Negeri di Ujung Pelangi


gadis kecil yang membawa pulang bunga-bunga rumput
yang menjerit girang melihat kupu-kupu
kemarin bercerita
tentang ayahnya yang tersesat di sebuah negeri
yang dihuni oleh peri dan kurcaci

gadis kecil yang mengajak bicara kucing dan cicak
yang percaya aku berasal dari perut seekor ikan
hari ini berbagi rahasia
tentang sayap yang akan tumbuh di punggungnya
suatu hari nanti ia akan terbang ke ujung pelangi
dan mengajak ayahnya kembali

gadis kecil yang suka bercerita
yang tidak tahu ceritanya sedang kutuliskan
kelak akan mendapatkan cerita
tentang gadis kecil yang dilahirkan tanpa ayah
yang menjadi tokoh dari sebuah cerita
tentang negeri di ujung pelangi



Saturday, 10 October 2009 at 17:23

Reinkarnasi Mawar Dalam Sebuah Kereta


mungkin kamu
reinkarnasi mawar
karena indah dan wangi seperti mawar
atau kapas
karena putih dan lembut seperti kapas
mungkin kamu
blasteran dari mawar dan kapas

* * *
kita duduk dalam sebuah kereta
delapan jam dari jakarta menuju jogja
bertukar senyum dan pandangan mata
lalu basa-basi biasa tentang cuaca

kamu bicara tentang tujuan ke jogja
tentang kerja dan rencana-rencana
tiba-tiba aku menyukai kereta
dan mencoba mengingat-ingat
siapa penemunya

di stasiun jogja kita berpisah
bertukar senyum dan lambaian tangan
masing-masing melanjutkan langkah
tanpa pernah saling tahu nama

mungkin kamu tidak pernah ada
seperti orang-orang yang pernah kukenal
atau kamu memang benar ada
seperti orang-orang yang tidak pernah kukenal



Saturday, 26 September 2009 at 11:21

Saat Lebaran Di Rumah Almarhum Nenek


aku selalu ingat cerita nenek
tentang hantu penunggu pohon pisang
hantu ini suka makan anak yang nakal
yang tidak patuh sama orang tua

nenek juga pernah cerita
ada hantu yang tinggal di pohon bambu
hantu ini suka menculik anak-anak
yang masih keluyuran di larut malam

kamar kosong dekat pendopo juga berhantu
yang ini cerita kakek
tapi kakek tidak menjelaskan padaku
apa kesukaan hantu yang satu ini

bapak, ibu, pakde, bude, paklik, bulik
juga punya cerita hantu
hantu ada di mana-mana
di tempat-tempat gelap
di kolong tempat tidur
di dalam lemari baju

sejak saat itu
aku mulai berteman dengan han-tuhan-tu


Friday, 4 September 2009 at 21:12

Penjual Surga


aku menjual surga
seharga nyawa
dan kupinjam kata-kata tuhan
agar orang percaya

mati hanya masalah waktu
buat apa menunggu
jika sekedar bertahan hidup
buat apa mengais bahagia

segala sesuatu akan menjadi rutin dan membosankan
segala sesuatu akan menjadi tua dan disia-siakan
maka tak perlu ditunda
daftarkan kematianmu
dan gapailah surga


Thursday, 23 July 2009 at 13:19
~ saya tulis setelah terjadinya bom bunuh diri di Hotel JW Marriott ~

Kisah Sepasang Batu

Semalam aku bermimpi
Tempatnya entah dimana
Waktunya entah kapan
Yang jelas ada kamu di sana
Kita tidak melakukan apa-apa
Kita hanya saling menatap
Seperti sepasang patung batu
Dan orang-orang yang datang, bercerita tentang kisah kita

Konon, kita dahulu manusia
Yang saling mencinta
Kita menentang takdir Dewa
Kita bersikeras untuk terus bersama
Akhirnya, kita dikutuk jadi batu


Monday, 13 July 2009 at 12:26

Bunda, ... aku nggak suka boneka panda


“ ... lalu pangeran membawa putri cantik pulang ke istana,
mereka menikah, dan hidup bahagia selama-lamanya.”
Bunda mengakhiri kisahnya,
pengantar tidur si kecil Manohara.

“Bagaimana kisah mereka setelah menikah?”
Manohara memberanikan diri bertanya,
dia bosan akhir cerita yang selalu sama.

“Mereka bahagia selama-lamanya Hara,
dan kebahagiaan tidak terlalu penting diceritakan.”
Kata Bunda

Manohara tertidur dan bermimpi.
Seorang pangeran memberinya hadiah boneka panda.
Manohara tak suka, tapi pengeran membujuknya.
Manohara menolak, tapi pengeran tetap memaksanya.
Manohara ketakutan dan terbangun.
“Bunda ...”
“Kenapa sayang?”
“Aku nggak suka boneka panda.”


Sunday, 14 June 2009 at 20:13

Puisi Tanpa Kata


Aku ingin menulis puisi tanpa kata "hujan",
karena hujan hanya akan mengingatkan pada kisah lalu,


Aku ingin menulis puisi tanpa kata "bulan",
karena bulan telah dirindukan punguk tak mampu,

Aku ingin menulis puisi tanpa kata "air mata",
karena air mata selalu menjadi cerita duka,


Aku ingin menulis puisi tanpa kata,
agar tak terbaca,
agar semua tetap rahasia.


Thursday, 4 June 2009 at 10:46

Like Tears From A Star

Aku: Waktu kecil aku mengira hujan itu air mata malaikat
Kamu: Aku gak mikir itu air matanya malaikat, aku mikirnya itu ya hujan...
Kamu: hehhehe
Aku: Jadi kalau ada anak kecil yang tanya : " hujan itu asalnya dari mana sih?" , maka akan kujawab: " hujan itu air mata malaikat yang sedang nangis"
Kamu: Trus pernah mikir gak, kenapa malaikatnya nangis?
Aku: Karena dimarahi sama Tuhan
Kamu: Lha kenapa dimarahi?
Aku: Ya pastinya karena nakal
Kamu: Oh gitu ya?
Kamu: Ak gak tau e gimana bentuk kenakalan malaikat
Aku: Banyaklah misalnya: masih suka ngompol, nyuri lauk di meja, ngusilin adiknya, dll ...
Kamu: Oh itu termasuk kenakalan ya?
Aku: Ya iyalah
Kamu: Ooo....
Kamu: Aku gak tau mas
... is typing a message.
Kamu: Makasih ya udah kasih tau
Aku: Sama-sama



Tuesday, 19 May 2009 at 20:04
~ sepenggal pembicaraan di Yahoo Messenger yang masih tersimpan ~