kamu menyelinap masuk
saat aku menulis puisi
melompat ceria dari huruf ke huruf
lalu menari di antara rangkaian kata
"hati-hati sayang" kataku
saat melihatmu berayun-ayun pada tanda tanya
tapi kamu malah tertawa menggoda
lalu berlari
bercanda dengan titik dan koma
jadi harus bagaimana
mau terus menulis rasanya percuma
karena kamu ada di sana
selalu ada di sana
di setiap puisiku
yang tak pernah selesai
Monday, 6 June 2011 at 08:58
Tidak ada komentar:
Posting Komentar