Jumat, 06 Juli 2012
Wajah
pagi-pagi saat berkaca
ia tak mengenali wajahnya
“ada yang telah menukarnya semalam”, pikirnya
dan sejak saat itu
ia mulai curiga pada siapa saja
ada yang mencoba bicara
“mas, wajah itu beda sama sepatu
yang mudah dicopot dan diganti sewaktu-waktu”
maka terbayang dalam benaknya malioboro jogja
deretan toko, mall, dan pedagang kaki lima
wajah-wajah dipajang dengan bermacam harga
iapun mengangguk setuju dan berkata
“ya, wajah memang bukan sepatu
tapi sekarang aku bisa membelinya sewaktu-waktu.”
Saturday, 30 April 2011 at 12:14
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar